/var/www/html/htdocs/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":author" => "'+\"Ardhi Mohamad\"'" ]
Kita pikir, cinta adalah jawaban dari insecurity kita. Kita pikir, kita spesial bagi seseorang. Kita pikir, melupakan masa lalu adalah pilihan yang tepat. Dan, kita pikir-kita pikir lainnya. Walau semua pemikiran itu sering berakhir kekecewaan yang sama, kita tetap nggak belajar dan akhirnya mengulangi kesalahan yang itu-itu lagi. This is the reason why I wrote this book. Supaya kita bisa …
Kenapa yang gue lakuin selalu salah ? Apa gue dilahirin cuma untuk jadi orang yang gagal? Kenapa gue sering merasa cemas? Kayaknya, gue nggak punya alasan lagi untuk ngelanjutin hidup. Gue ngerasa kayak nggak punya teman. Ngak ada yang bisa ngertiin. Gue ring banget merasa ngak perguna.