Buku ini merupakan salah satu upaya Kemenpora RI untuk mendorong kolaborasi yang bermakna dengan anak muda dari beragam sektor. Buku ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi, ide, dan gagasan anak muda dalam bentuk antologi essay yang mengankat tema besar gagasan anak muda untuk masa depan Indonesia. Buku antologi ini mengankat topik yang beragam melalui kolaborasi de…
Universitas bukan hanya lembaga pendidikan, tapi harus menjadi lembaga pergerakan. Karena universitas adalah pusat kegiatan intelektual yang bertanggung jawab menentukan nasib sekaligus jati diri bangsa dari zaman ke zaman. Universitas yang hebat ditentukan oleh dosen-dosen mudanya yang berani berpikir dan bertindak memperjuangkan prinsip keadilan, keberagaman, kebebasan dan kesejahteraan ra…
Aktivisme selalu bergeliat di setiap babak sejarah Indonesia. Kita mengenal Budi Utomo 1908, Sumpah Pemuda 1928, Angkatan ’66, Mahasiswa Menggugat 1974, Gerakan Reformasi 1998 dan gerakan-gerakan yang digalang oleh LSM, OKP dan komunitas-komunitas. harus diakui bahwa Indonesia yang nyaman hari ini merupakan hasil jerih payah perjuangan aktivis generasi kita sebelumnya.
Dalam buku yang dibentuk oleh Kemenpora ini, menceritakan kisah dari 15 orang olahragawan, Charlie Depthios, Christian Hadinata, Diana Wuisan, Donald Pandiagan, Henky Lasut, Icuk Sugiarto, Liem Swie King, Mandalagi Bersaudara, Minami Sudryanto, Nanda Telambawa, Nanik Julianti Suryaatmadja, Perrence George Pantouw, Rudy Hartono, Johan Wahyudi, dan Utut Adianto.
Bibliografi: hlm. 259-260