Buku ini menyelidiki ilmu tentang “Pembohong”—orang-orang langka yang menggunakan tipuan sebagai cara utama mereka menjalani kehidupan. Kebanyakan orang adalah jujur. Dan tidak banyak pembohong yang ada di sekitar kita. Namun, beberapa pembohong saja dapat memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat—menghancurkan hubungan pribadi, membuat bisnis bangkrut, dan ba…
Kita sering menganggap diri kita, teman-teman kita, dan keluarga kita sebagai orang baik. Kita mungkin bukan orang yang suci, tetapi kita jujur, baik hati, dan dapat dipercaya. Namun, ratusan penelitian terbaru di bidang psikologi menyampaikan kisah yang berbeda: kita semua memiliki kelemahan karakter serius yang menghalangi kita menjadi sebaik yang kita kira—dan kita bahkan tidak menyadariny…
Hidup sering kali menghadapkan kita pada tantangan yang tampak tak teratasi. Rasa putus asa, ketakutan, dan keraguan diri menjadi belenggu yang menahan langkah kita menuju kebahagiaan dan kesuksesan. Namun, apakah mungkin bagi siapa pun untuk mengubah hidupnya hanya dengan cara berpikir? Buku ini membawa kita pada perjalanan mendalam untuk memahami bahwa pikiran memiliki kekuatan luar biasa …
Membangun Ibu Kota Nusantara adalah upaya monumental yang tidak hanya melibatkan pemerintah dan para ahli, tetapi juga generasi muda yang bersemangat untuk berkontribusi terhadap masa depan Indonesia. Ibu Kota Nusantara tidak hanya sekadar sebuah pusat pemerintahan baru, tetapi juga simbol dari visi besar kita untuk menciptakan kota yang inklusif, berkelanjutan, dan inovatif—sebuah lambang…
Sebastian Coe merupakan megabintang dari generasi pertama. Pada tahun 1979 dia memecahkan tiga rekor lari dalam 41 hari, menjadikannya atlet paling terkenal. Pada tahun 1980 dia mengikuti Perlombaan Olimpiade di Moscow sebagai salah satu yang terfavorit, dia kalah pada perlagaan kali ini dengan saingannya, Steve Ovett secara dramatis. Namun Sebastian Coe dapat bangkit kembali dengan memenangkan…
Buku ini menceritakan berbagai pengalaman yang dialami penulisnya, Wijaya bersaudara ketika mendaki 27 gunung. Gunung-gunung yang didaki ini tersebar di beberapa pulau wilayah nusantara. Seperti Gunung Kerinci di Pulau Sumatra, Gunung Semeru di Pulau Jawa, Gunung Agung di Pulau Bali, Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Gunung Lampobattang di Pulau Sulawesi, dan Gunung Rinjani di Pulau Lombok. Se…
Termasuk bibliografiBibliografi: hlm. 44